Batu Doa
Batu Doa
Saya telah mempersiapkan batu-batu dengan ukuran yang cocok, dan saya memberikan satu batu beserta selembar kain kecil (kain milik saya bergambar wajah yang tersenyum) kepada
masing-masing anak. Anak-anak membungkus batu dengan kain serta
mengikatnya dengan pita. Kemudian saya memberi mereka masing-masing
sebuah puisi “Batu Doa” untuk diikatkan pada batu.
Saya
membaca puisi dengan keras dan anak-anak semua tertawa terbahak-bahak -
mereka menganggapnya lucu. Tetapi, puisi itu segera memancing
pembicaraan tentang doa pagi dan doa malam. Bahkan sebelumnya tidak
pernah terpikir oleh beberapa anak untuk mengucapkan doa pagi!
Saya
menemukan cara menarik untuk mengikatkan puisi pada batu. Saya mengetik
puisi 'Batu Doa' dan mencetaknya dengan kertas komputer biasa. Kemudian
print-out saya lekatkan pada kartu nama berwarna putih. Saya
menggunakan gunting zig-zag untuk memotongnya dan melubangi ujungnya
dengan perforator. Anak-anak mengikatkan puisi pada batu dengan pita.
Label puisi itu sendiri tampak seolah-olah dicetak di atas kertas
khusus. Sangat indah. Sekarang saya menggunakannya sebagai label hadiah
Natal. Inilah puisi Batu Doa itu:
BATU DOA
Akulah batu doamu yang mungil
dan inilah yang akan kulakukan:
Letakkan aku di atas bantalmu
hingga malam tiba.
Kemudian naiklah ke atas ranjangmu.
Dan ADUH!
Batu doamu yang mungil
akan meninju kepalamu.
Kamu jadi ingat
bahwa hari telah berlalu.
Berlutut dan ucapkan doamu
seturut hatimu.
Jika telah selesai doamu
buang saja aku ke lantai.
Aku'kan tinggal di sana sepanjang malam
untuk membantumu sekali lagi.
|
Ketika kau bangun esok pagi
KLOTHAK!
Tersandung kakimu.
Jadi teringatlah kamu
akan doa pagimu
sebelum kamu pergi.
Letakkan aku kembali di atas bantalmu,
jika sudah rapi ranjangmu.
Dan batu doamu yang kecil serta pintar ini
akan tetap menolongmu.
Sebab Bapamu yang di surga
sangat mengasihi dan mencintaimu.
Ia ingin kamu ingat
untuk berbicara kepada-Nya,
mengertikah kamu?
|
sumber : “Prayer Rocks”
by Diane; A Sampling of Creative Teaching Ideas; Catholic Religious
Education Webzine; ©Gilles Côté, 1999;
www.silk.net/RelEd/lessonplans.htm
Tidak ada komentar:
Posting Komentar